Aku pernah merasakan bahagianya dicintai, sebelum akhirnya terluka karena disakiti. Aku pernah merasakan nyamannya dilindungi, sebelum akhirnya terbuang karena tak lagi di sayang. Semua itu terpaket rapih dalam memori yang masih jelas terekam dalam otakku.
Dulu, aku pernah mengutuk diriku atas ketidakmampuanku dalam melupakan kesakitan. Aku menghujat atas pertemuanku dengan seseorang yang akhirnya membuatku tersiksa. Kian lama akhirnya aku sadar, pertemuan yang terjadi diantara kami adalah alur cerita Tuhan yang dirancang dengan sedemikian menariknya. Aku bahkan tak mampu mengelak saat takdir membawaku terbang jauh untuk bertemu seseorang yang kemudian ku sebut sebagai 'cinta pertama'ku.