Kepada masa lalu yang tidak lagi ku harapkan menjadi masa depanku
Mencintaimu adalah hal paling tidak masuk akal yang pernah ku perbuat. Semua penalaranku macet, tersumbat oleh rayuan abal-abalmu. Menunggumu adalah hal yang lebih tidak masuk akal lagi, padahal jelas; kamu tidak menganggap cintaku ada.
"aku minta maaf" merupakan kata-kata yang terlalu sering kamu ucapkan padaku. Apa dengan maaf semua kesakitanku sembuh ? apa dengan maaf semua kekecewaanku sirna ? dan apa dengan maaf, kamu bisa berubah menjadi orang yang mencintaiku sepenuhnya ? jawaban untuk semua pertanyaan itu adalah TIDAK.
Permohonan maafmu selalu ku terima, tapi kamu malah lebih berlaku seenaknya. Kamu kira aku mudah menerima semua pengkhianatanmu ? kamu kira mudah untuk berpura-pura menganggap 'semua baik-baik saja' padahal hatiku menderita ? Selama aku belum melepaskan rasa cintaku untukmu, rasa sakit terus saja bergelayut. Hasil yang akhirnya ku dapat adalah; air mata, kesedihan dan penderitaan.